pada tanggal
Prolog Novel/Preview
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Malam itu, panggung bersinar lebih terang dari biasanya. Ratusan mata tertuju pada satu sosok yang berdiri di tengah, seorang gadis muda yang mengenakan jubah megah berhiaskan kilau kemuliaan. Di tangannya, sebuah trofi kecil ia angkat tinggi, seolah ingin menunjukkan pada dunia bahwa perjuangan tak pernah sia-sia.
Namanya Feni.
Tidak ada yang tahu betapa keras jalan yang telah ia lalui. Tidak ada yang melihat berapa banyak luka tersembunyi di balik senyum dan tawa yang ia berikan di atas panggung. Semua hanya menyaksikan hasil akhirnya—seorang ratu kecil yang berdiri dengan anggun di bawah gemerlap bintang buatan.
Namun bagi Feni, mahkota di kepalanya bukan sekadar simbol. Itu adalah bukti bahwa ia pernah jatuh, remuk, dan memilih untuk bangkit meski dunia rasanya ingin menjatuhkannya lagi dan lagi.
Dan kini, saat gemuruh sorak memenuhi arena, Feni tersenyum.
Komentar
Posting Komentar